Warga Desa Trosobo Boyolali Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Gotong Royong

Religi 27 May 2026 17:35 2 min read 157 views By Bang_Ali

Share berita ini

Warga Desa Trosobo Boyolali Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Gotong Royong
“Ini bentuk nyata gotong royong masyarakat. Warga yang mampu berkurban, sementara yang belum bisa tetap ikut menikmati. Harapannya kebersamaan dan kerukunan di desa tetap terjaga,” ungkapnya.

BOYOLALI —ASNNews-- Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa begitu kuat dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Desa Trosobo, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Rabu (27/5/2026). Ratusan warga tampak antusias mengikuti proses penyembelihan hewan kurban yang dipusatkan di halaman Masjid Al-Islah Trosobo.

 

Pada tahun ini, panitia kurban menyembelih sebanyak 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi warga, Keluarga Besar Eyang Yoso Suwarno, serta dukungan donasi dari PT Citra Mandiri Mitra Sejati Surabaya.

 

Sejak pagi hari, suasana di sekitar masjid sudah ramai dipenuhi warga yang ikut membantu proses penyembelihan hingga pembagian daging. Semangat gotong royong terlihat jelas, mulai dari pemotongan hewan, pencacahan daging, hingga pengemasan untuk dibagikan kepada masyarakat.

 

Ketua Panitia Kurban Desa Trosobo, Tri Widayanto, mengatakan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

 

“Tahun ini ada peningkatan dari tahun lalu yang hanya 4 sapi dan 2 kambing. Alhamdulillah animo warga semakin tinggi. Proses penyembelihan dimulai pukul 08.00 WIB dan melibatkan sekitar 25 warga yang tergabung dalam panitia kurban,” ujarnya.

 

Menurutnya, seluruh daging kurban langsung didistribusikan kepada sekitar 220 kepala keluarga di Desa Trosobo dengan sistem kupon agar pembagian berjalan tertib dan merata.

 

Setiap keluarga penerima mendapatkan sekitar 1,5 kilogram daging sapi maupun kambing. Sistem pembagian tersebut mendapat apresiasi dari warga karena dianggap adil dan membantu masyarakat merasakan kebahagiaan Idul Adha bersama-sama.

 

Kepala Desa Trosobo, Hartaya, menyampaikan bahwa momentum Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

 

“Ini bentuk nyata gotong royong masyarakat. Warga yang mampu berkurban, sementara yang belum bisa tetap ikut menikmati. Harapannya kebersamaan dan kerukunan di desa tetap terjaga,” ungkapnya.

 

Di sela kegiatan, warga juga menggelar makan bersama yang semakin menambah suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Tawa dan canda terdengar di antara para panitia dan warga yang bekerja bersama sejak pagi.

 

Perayaan Idul Adha di Desa Trosobo tahun ini menjadi bukti bahwa tradisi gotong royong dan kepedulian sosial masih terus hidup di tengah masyarakat pedesaan. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menghadirkan makna Idul Adha yang sesungguhnya: berbagi dan saling peduli.

 

Almassaka Nusantara

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp